Kapan Anda Harus Pindah Kerja?

10 Jul 2009

Ini baru awal minggu. Tapi belum lama duduk di ruang kerja, anda sudah cemberut, mudah marah dan.. “kok rasanya suntuk dan stres ya?padahal kemarin saya baru saja berlibur.” Wah, hati-hati. Mungkin anda sudah lama bosan dengan situasi kerja di kantor anda. Kalau begitu, kenapa tidak mulai berpikir untuk pindah saja?

Dalam menjalani rutinitas kerja, wajar sih kalau sesekali kita jenuh dan ingin pergi sejenak untuk mencari suasana lain. Tapi kalau anda sudah berulang kali berlibur, bersenang-senang tapi masih tetap jenuh ketika datang ke tempat kerja, bisa jadi masalahnya lebih dari sekedar kejenuhan sesaat.

“Terus menerus merasa kehilangan spirit kerja meski sudah melakukan berbagai upaya, itu hanya menjelaskan bahwa anda memang sudah waktunya pergi. Kantor itu bukan lagi tempat yang bisa membuat anda tersenyum,” demikian menurut Roberta Chinsky Matuson, penulis kolom karir untuk MSN.karir.com.

Memang, melakukan perubahan seringkali menjadi hal yang sulit dilakukan oleh sebagian dari kita. Itulah sebabnya, kita jarang mengabaikan berbagai sinyal yang sebenarnya menjadi tanda bahwa sudah waktunya kita pergi, melakukan perubahan dan menemukan energi baru untuk hidup kita. Nah, mari cermati berbagai tanda bahwa anda sudah waktunya pindah kerja.

Anda gagal mendapat promosi

Akhir-akhir ini perusahaan tampak begitu perhatian pada anda. Setelah bekerja hampir enam tahun, mereka menjanjikan posisi yang lebih baik untuk anda. Kata mereka, andalah kini satu-satunya calon yang paling potensial untuk mendapat promosi. Tapi beberapa minggu kemudian, tersiar kabar kalau posisi yang dijanjikan untuk anda ternyata juga dimungkinkan dijabat oleh orang luar.

“Artinya, seseorang atau beberapa orang di perusahaan itu tidak sepenuhnya jujur pada anda. Mereka mungkin tidak sungguh-sungguh menginginkan anda duduk di posisi itu,” kata Roberta. Itu juga sekaligus menunjukkan kalau kantor tempat anda bekerja tidak memiliki rencana organisasi yang baik untuk karyawannya. Kalaupun anda memaafkan kesalahan manajemen tempat anda bekerja dan berharap lain waktu promosi akan datang pada anda, apa jaminannya bahwa kejadian yang lalu tidak terulang lagi?

Bos tidak lagi mengacuhkan pendapat anda

Selama ini selalu ada undangan di meja anda atau melalui email kalau ada keputusan yang ingin dibuat perusahaan. Tapi tiga minggu belakangan, tak ada sedikitpun undangan untuk itu. Pada saat bersamaan, banyak keputusan baru di perusahaan yang anda belum dengar sebelumnya. Ketika anda tanya pada bos, jawabannya begitu singkat. “Ya, Jon. Itu hasil-hasil keputusan di rapat minggu lalu.” Sama sekali tak ada sinyal dari bos anda untuk meminta tanggapan anda tentang keputusan itu.

“Banyak hal bisa dibaca dari situasi itu. Bos anda mungkin sudah tertarik pada pendapat orang lain. Tapi anda bisa saja memperbaikinya sepanjang anda yakin itu bermanfaat,” tegas Roberta Chinsky matuson. Tapi ia mengingatkan,kalau kesempatan kedua ternyata tak berguna, berarti anda harus berpikir ulang untuk bertahan di kantor itu. Kalau saran anda tak dibutuhkan, menurut Roberta, maka besar kemungkinan masa depan karir anda juga tak jelas. Jadi, buat apa menunggu?

Ada perusahaan lain ingin membeli kantor anda

Seringkali ketidakmampuan finansial suatu perusahaan tidak harus ditunjukkan dengan pengurangan karyawan. Tapi ada baiknya anda melihat tanda-tanda yang lain. Gaji yang tak kunjung naik, bonus yang tidak pasti, banyak rumor tentang fasilitas yang tak pernah terbukti kebenarannya, adalah beberapa tanda lain bahwa perusahaan tempat anda bekerja sedang tak stabil. Tanda lain yang lebih nyata? Ada perusahaan lain yang tiba-tiba sering dibicarakan di kantor anda, ingin membeli kantor anda.

Bagi Roberta, dalam bisnis apa saja bisa terjadi. “Sebenarnya wajar saja ada perusahaan yang lebih besar ingin beli tempat kita bekerja. Masalahnya, apakah anda juga termasuk karyawan yang ikut mereka beli?”

Memang bisa saja ada kabar baik. Tapi sebelum terlalu berharap, sebaiknya bersiap-siaplah membuat lamaran kerja ke tempat lain.

Bekerja tidak lagi menjadi tantangan

Apa yang membuat anda tertarik belakangan ini? Tidak ada? Apa yang ingin anda rencanakan untuk dilakukan esok hari?hanya rutinitas? Kalau semua jawabannya ya, itu berarti anda kehilangan tantangan. Tidak ada lagi rasa penasaran untuk berbuat lebih bagi pekerjaan anda.

“Ini mungkin sinyal yang paling baik buat anda untuk memutuskan waktunya tiba untuk pindah,” kata Roberta memberi saran. Sebab, kalau anda merasa tak ada tantangan lagi dalam pekerjaan anda di kantor itu, berarti memang anda tak melihat peluang lagi disana. Kalau demikian, mengapa masih disana?

Poinnya, kalau anda mau lebih peduli untuk mengenali sinyal bahwa sudah waktunya anda pindah ke tempat lain, semangat anda akan terus bekerja. Sebab sebenarnya tak ada semangat dan ide yang bisa redup, kecuali anda berada di tempat yang salah tanpa anda sadari.


TAGS Kapan Anda Harus Pindah Kerja?


-

Author

Follow Me