Nenek Moyang Perdana Menteri Australia Pencuri?

2 Jul 2009

Nenek Moyang Perdana Menteri Australia Pencuri?


Peneliti yang mengakaji sejarah keluarga Kevin Rudd, Perdana Menteri (PM) Australia menemukan jika Kakek Buyut keempat, Thomas Rudd dikirim ke Australia pada 1801 untuk menjalani hukuman selama tujuh tahun karena "mengambil sekarung gula ilegal" alias mencuri.

Namun tindak kriminal terberat yang dilakukan moyang Rudd terungkap pada nenek buyut keempat, Mary Wade, anak jalanan London yang mengais uang dengan cara menyapu jalan dan mengemis.
Pada tahun 1788, dalam usia 12 tahun ia bersama gadis yang lebih tua memanipulasi bocah perempuan 8 tahun di dalam toilet, dimana mereka melucuti pakaian, pakaian dalam, kerudung, dan topi, lalu mengunci dan meninggalkan bocah itu sendiri.

Wade dijatuhi hukuman "digantung di leher hingga mati" setelah menjalani pengadilan di Old Bailey London, Januari 1789. Namun hukuman tersebut diganti dengan pembuangan ke daerah koloni di New Sout Wales.

Kerabat lain sang perdana menteri juga didakwa karena menempa koin sendiri. Nenek buyut kelima dari pihak ayah, Catherine Lahey tiba di Sidney pada 1800 setelah menempa logam untuk uang palsu sebesar satu shilling dan enam pence demi membayar sewa rumahnya.

Kevin Rud diberi dua bundel volume buku kulit, sejarah keluarganya oleh Gereja Yesus Kristus yang kemudian berubah menjadi gereja Santo-atau Mormon-dalam sebuah upacara pribadi di Sydney.

Jauh dari dipermalukan, semua itu hanyalah beberapa kasus yang terjadi puluhan dekade lalu. Pengungkapan itu bisa berarti sebaliknya, menjadi penambah citra baik Kevin Rudd. Aura memalukan aib para moyangnya telah hilang dan keturunannya kini menjadi simbol kehormatan di Australia modern.

Dalam sebuah perkiran, 22 persen populasi di Australia memiliki hubungan jauh dengan kriminal masa lalu. "Bagi warga Australia, menemukan aib para moyang menjadi semacam Cawan Suci, terlebih untuk moyang yang pertama kali tiba di sini,"ujar Heather Garnsey, staf eksekutif Ahli Genealogi Masyarakat Australia seperti yang dikutip oleh Telegrahp,co.uk.

"Banyak orang yang beromantisme dengan periode pembuangan kriminal itu. Dalam gurauan saya di Australia, itu sebanding dengan kebangsawanan di beberapa hal," imbuh Heather.

Kevin bukan politisi Australia pertama yang mendapat dampak aib masa lalu. Perdana menteri sebelumnya John Howard yang digantikan Kevin tahun lalu juga menanggung sejarah dakwaan kriminal dari sisi ibu maupun ayahnya. Itu termasuk kakek buyut kedua yang didakwa akibat mencuri jam dari tempurung kura-kura.

Tetua gereja, Terry Vinson mengatakan, justru riset telah membuktikan Kevin benar-benar asli keturunan Australia–orang-orang yang termasuk pendatang bebas dan kaum kriminal buangan. "Menurut kami presentasi yang ada saat ini adalah berkah bagi negara,"ujar Terry seperti yang dilansir oleh Sidney Morning Herarld./it.

QUOTE


TAGS Nenek Moyang Perdana Menteri Australia Pencuri?


-

Author

Follow Me